Senin, 11 November 2013

Tingkat Pendidikan di Indonesia Tak Pengaruhi Perilaku Korupsi


REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang ternyata tidak berpengaruh terhadap perilaku korupsi. Meski berpendidikan tinggi, orang masih cenderung korupsi. 

Pendidikan Adalah Salah Satu Modal Memulai Usaha

Rista Rama Dhany - detikfinance

Jakarta -Untuk sukses menjadi pengusaha pendidikan merupakan hal yang penting agar usaha menjadi maju.

Menurut mantan Wakil Presiden RI sekaligus pengusaha nasional Jusuf Kalla, menjadi pengusaha salah satu modalnya adalah pengalaman, dan pengalaman paling baik salah satunya pendidikan.

Cak Imin: Para Sarjana Tak Bisa Lagi Hanya Andalkan Ijazah

Rista Rama Dhany - detikfinance

Jakarta -Jumlah pengangguran intelektual yang terdiri dari lulusan pendidikan diploma dan universitas di Indonesia masih tergolong cukup tinggi. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar mengimbau para sarjana tak lagi mengandalkan ijazahnya.


Asuransi Pendidikan, Apa Itu?

Aidil Akbar Madjid - detikfinance
Jakarta -Pertanyaan dari Pembaca Tika Sartono: Apa maksud asuransi pendidikan dan bagaimana caranya?

Jawaban:
Asuransi pendidikan merupakan produk asuransi yang digunakan untuk menyediakan sejumlah dana yang dapat

Ini Penyebab Padamnya Listrik Bandara Soekarno-Hatta

Rista Rama Dhany - detikfinance


Jakarta -Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, mengalami mati listrik pada pukul 13.58 WIB, penyebabnya karena gangguan dari kabel transmisi 150 KV Kosambi dan Gardu Induk Cengkareng, karena adanya kawat tanah yang putus.


Jokowi Keluhkan Kabel Semrawut, PLN: Kami Selalu Ikut Aturan

Rista Rama Dhany - detikfinance
Jakarta -Saat meninjau instalasi air di ruas Jl TB Simatupang, Jakarta Selatan, Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) mengeluhkan semrawutnya kabel-kabel yang ditanam sepanjang pinggir jalan. Salah satu kabelnya milik PLN.


Mari Teruskan Perjuangan 10 November 1945

Advertorial - detikNews
Surabaya - Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan
Ataukah jiwa kami melayang untuk kemerdekaan, kemenangan dan harapan


~ Chairil Anwar 

10 November 1945, Kota Surabaya bergelimpangan mayat-mayat. Ribuan pejuang Indonesia dari total 20.000 tentara aktif dan 100.000 masyarakat sipil gugur dibombardir oleh sejumlah tank, pesawat tempur dan dan kapal perang Inggris dan Belanda yang tergabung dalam pasukan sekutu AFNEI (Allied Forces Netherlands East Indies) dan NICA.